Menjadi bos untuk diri sendiri bisa menjadi menyenangkan dan menyeramkan di saat yang sama.
Tidak ada orang yang bisa anda salahkan, semua keputusan ada di tangan anda benar ataupun salah. Anda bisa mulai melakukan bisnis kecil yang hanya sekedar menjadi tambahan pendapatan, lalu kembangkan menjadi bisnis yang bisa membiayai kebutuhan-kebutuhan pokok, terus kembangkan menjadi bisnis yang bisa membiayai kehidupan seluruh anggota keluarga atau bahkan bisnis yang bisa memberi keuntungan besar. 
Sekali anda memutuskan jenis bisnis yang ingin anda lakukan, persiapkanlah sebaik yang anda bisa dan tetaplah fokus di jenis bisnis itu, jangan loncat sana sini! Pada awalnya mungkin anda akan gagal, tapi dari kegagalan-kegagalan itu Anda akan tumbuh untuk mencapai sukses!
Semua bisnis pasti berawal dari rencana, kembangkan sebuah rencana bisnis untuk usaha anda.
Bagian dari rencana ini antara lain termasuk persiapan anda dengan meneliti pasar yaitu siapa orang yang akan menjadi target pembeli dari usaha anda, bagaimana prospeknya ditinjau dari lokasi, bagaimana kompetitor anda, bagaimana strategi market yang anda persiapkan, tujuan dan objektif dari usaha anda serta perkiraan dana atau modal untuk setidaknya jangka waktu satu tahun operasional dari usaha anda, juga jangan lupakan kerugian yang mungkin timbul dan bagaimana mengatasinya.
Anda juga harus mempersiapkan alokasi dana dengan matang, setidaknya dalam rencana anda sudah punya gambaran matang akan berbagai aspek dari calon usaha anda. Tapi jangan hanya berencana, mulai persiapan dan lakukan tindakan!
Bangunlah sebuah bisnis yang legal.
Jjika diperlukan anda dapat melakukan konsultasi dengan pihak-pihak seperti pengacara atau akuntan untuk mengawali perjalanan bisnis anda dari hal-hal yang tidak diinginkan semacam bentrokan dengan aturan hukum atau masalah-masalah finansial yang sebenarnya tidak perlu terjadi seperti terlilit utang besar atau menjadi perusahaan yang mendadak dimasukkan ke daftar hitam karena adanya ketidaksesuaian.
Anda juga bisa terus mengembangkan diri dengan rajin mengikuti seminar yang bisa memberikan anda masukan dari orang-orang yang telah sukses dalam bisnis.
Daftarkan usaha anda agar memperoleh lisensi dan izin resmi.
Hal ini dilakukan tergantung dengan jenis usaha yang ingin dilakukan. Biasanya ada ketentuan-ketentuan dari negara untuk memberikan izin atas usaha-usaha yang didirikan. Mungkin salah satu yang penting membutuhkan izin dan lisensi adalah usaha makanan dan obat.
Bila anda ingin membuat usaha yang bergerak di bidang pangan atau obat-obatan tentunya anda memerlukan izin salah satunya dari BPOM sehingga produk anda teruji dan aman dikonsumsi. Memang akan membutuhkan biaya yang sedikit lebih mahal, namun di sisi lain ini juga akan meningkatkan kualitas produk anda dan membangun kepercayaan pembeli karena adanya jaminan dari lembaga resmi.
Selain itu bila anda ingin membangun tempat usaha di satu lokasi, perhatikan semua izin yang diperlukan supaya tidak di kemudian hari anda harus pergi karena penggusuran atau tidak memenuhi syarat-syarat tertentu.
Siapkan akun bank yang berbeda khusus untuk bisnis anda serta dokumentasi keuangan yang tersistem.
Sistem akuntansi akan sangat dibutuhkan untuk mengelola keuangan usaha yang besar, sementara untuk usaha kecil sistem dokumentasi keuangan dalam perangkat seperti Excel atau sejenisnya rasanya masih cukup untuk mendata penjualan dan beban-beban. Jangan paksakan diri anda untuk mengelola sendiri keuangannya bila anda tidak mengerti, pertimbangkanlah untuk menyewa jasa seorang akuntan. Bukan berarti anda mempercayakan uang anda kepadanya, namun akuntan dapat digunakan sebagai pengawal anda dalam mengelola keuangan dan akan lebih baik jika anda juga berminat belajar darinya.
Tidak hanya memisahkan akun bank untuk bisnis, anda juga harus melakukan semua urusan finansial bisnis dan kehidupan sehari-hari lewat alokasi keuangan yang berbeda. Semua uang yang anda gunakan untuk keperluan bisnis adalah berasal dari hasil bisnis anda, sementara urusan personal adalah hal yang berbeda. Ingat! Anda sedang merintis sebuah usaha, cobalah untuk melihat terlebih dulu hasil dari usaha anda dalam beberapa bulan dan jangan langsung menggunakan penghasilan anda dari bisnis untuk keperluan pribadi.
Gunakanlah ruang yang cukup untuk usaha anda, jangan terlalu eksesif atau terlalu pelit, pakailah ruangan seperlunya dan semestinya.
Bila anda membangun usaha di rumah, maka sediakan sedikit tempat di salah satu ruangan di dalam rumah untuk area usaha anda. Area tersebut adalah tempat di mana anda meletakkan semua barang-barang, perlengkapan dan dokumen-dokumen. Wi-Fi mungkin akan sangat berguna untuk akses internet keluarga, namun jangan sampai karena ada Wi-Fi dan laptop anda jadi bekerja di mana saja, ini akan memperbesar kemungkinan berantakan. Lagipula dengan menyediakan satu ruang kerja, anda jadi tahu bahwa saat anda berada di sana itu adalah waktu untuk bekerja.
Lakukan evaluasi dari bisnis anda setiap bulannya.
Lihatlah dan periksa di bagian mana bisnis anda yang berjalan sesuai rencana dan yang tidak, di bagian mana bisnis anda berjalan dengan baik dan di bagian mana yang masih perlu diperbaiki. Lalu buatlah rencana perbaikan untuk bulan mendatang.
Semoga bermanfaat! (Sabilul Maarifah)

Pingback: Bagaimana Cara Memulai Sebuah Usaha Kecil