Sekarang banyak bermunculan usaha-usaha di sekitar anda, yang bahkan setelah anda amat-amati dilakukan oleh kelompok kecil atau bahkan perseorangan. Namun perlahan mereka merangkak naik dan menjadi lebih besar atau setidaknya bisnis tersebut dapat menopang kehidupan. Anda yang merasa sudah mulai melakukan hal yang sama belum melihat hasil yang sama pada usaha kecil yang anda lakukan.
Mungkin anda sudah mengenal pelajaran ekonomi atau pernah menjadi karyawan di bagian keuangan perusahaan, namun ada hal yang anda lupa bahwa ini adalah usaha kecil, di mana sistem kerjanya bisa sedikit berbeda dalam artian menjadi lebih mudah dan tidak sekompleks sistem yang dilakukan perusahaan. Setidaknya anda cukup mengingat bahwa ketika usaha anda sudah siap atau pun dengan ide yang sangat matang, ada dua hal yang paling dibutuhkan dalam sebuah bisnis, modal dan pasar.
Pasar tentunya menjadi hal yang penting karena anda memerlukan pembeli baik jasa maupun barang anda untuk bisa membuat usaha anda berjalan. Pasar diperoleh lewat pemasaran dan ini artinya terdiri dari product, price, promotion, placement. Untuk mengembangkannya, kita harus kembali dulu kepada modal.
Mencari Dana Modal
Banyak cara untuk memperoleh modal sebagai dana awal usaha anda. Tentu yang paling mendasar adalah menentukan dulu jumlah uang yang anda butuhkan untuk mengembangkan bisnis atau usaha anda. Mungkin bisa anda rinci seperti barang yang harus dibeli secara grosir (jika ingin menjual barang) atau mempersiapkan perlengkapan-perlengkapan, biaya pemasaran dan biaya sewa tempat (jika perlu).
Kemudian buatlah sebuah proposal bisnis untuk meminjam uang kepada perusahaan-perusahaan yang kira-kira mau membiayai atau bank-bank dengan pinjaman kredit usahanya. Bila anda tidak berani berutang besar, mungkin anda bisa mencampurnya dengan modal pribadi atau meminjam dari keluarga atau teman.
Namun bila anda ingin mencari sponsor, tentunya anda tidak bisa semata-mata datang membawa proposal dan memohon dana, biasanya mereka memberi syarat seperti usaha anda harus sudah berjalan selama beberapa bulan. Selain itu anda juga bisa mengikuti perlombaan bisnis UKM yang kerap diadakan, biasanya lomba seperti ini juga mensyaratkan usaha yang telah berjalan selama beberapa bulan atau ada juga yang hanya meminta proposal rencana awal. Buatlah dengan sebaik-baiknya.
Bila anda meminjam dari bank atau memberikan suatu jaminan untuk diberikan sponsor dari sebuah institusi, berusahalah menjalankan usaha anda dengan baik dan sungguh-sungguh agar hasilnya cepat terlihat. Karena anda tidak boleh lupa bahwa anda perlu membayar pinjaman.
Memasarkan Usaha/Bisnis Anda
Lalu setelah anda berhasil memperoleh modal yang cukup, anda harus mulai memasarkan usaha anda. Mungkin bila anda mau, anda bisa mulai dengan survey serius terhadap prospek pasar yang bagus, lihat sisi demografi dan selera calon pembeli di sekitar lokasi anda akan membangun usaha.
Mulailah mempersiapkan dana pemasaran, rencanakan tempat-tempat anda akan memasarkan produk anda. Membayar penyewaan hosting web dan membayar web developer, membuat flyer dan selebaran, mempersiapkan dana komunikasi adalah beberapa hal dasar yang mungkin bisa menjadi acuan untuk strategi pemasaran. Jika anda membuat web, jangan membuat web dengan tampilan yang terlalu ramai atau terlalu ‘selera anda’, bukan bermaksud menjadikan anda orang lain, namun dalam artian website anda bisa membuat mata orang yang berkunjung merasa nyaman untuk melihat-lihat.
Jangan terlalu terpaku dengan strategi pemasaran yang terlalu berbiaya mahal, bahkan perusahaan besar pun sekarang memanfaatkan media gratis seperti Twitter, Facebook, TokoBagus atau FJB KasKus. Anda juga bisa menyebarkannya kepada teman-teman anda, percayalah bahwa sistem seperti ini yang dikenal dengan word of mouth adalah sistem yang cukup signifikan hasilnya.
Anda juga bisa mulai melibatkan diri pada acara-acara lokal, membangun stand dan memasarkan produk anda di sana. Jangan lupa, ketika anda mulai memasarkannya sembari bertemu muka, siapkanlah sejenis kartu berisi data bisnis anda yang bisa dihubungi, misal alamat toko, situs usaha anda atau telepon yang bisa dihubungi. Anda juga bisa menyiapkan katalog.
Anda juga bisa mulai menyebarkan usaha anda lewat iklan-iklan display di web-web lain yang berhubungan dengan usaha anda. Jika anda punya modal lebih, anda bisa memasukkan juga iklan anda ke dalam koran lokal atau TV lokal. Atau memasang poster dan umbu-umbul di beberapa tempat strategis. Anda juga bisa mencoba memasang iklan di papan iklan atau baliho, namun segera lihat prospeknya, jika bagus pertahankan dan jika sebaliknya, tidak perlu lagi memperpanjang kontrak.
Buatlah strategi pemasaran yang baik dan jalankan dengan senang, bukan terpaksa. Karena calon pembeli tentunya akan merasa lebih nyaman dan senang.
